Tinta printer DTG terdiri dari tinta putih dan CMYK

Tinta printer DTG adalah komponen utama dalam usaha cetak kaos menggunakan mesin DTG.

Direct to Garment yang populer dengan sebutan DTG adalah peranti cetak kaos berbasis mesin cetak (printer). Komponen utama printer DTG adalah mainboard, catridge, dan headprint.

Tinta DTG adalah jenis ink textile didesain khusus agar sesuai dengan head print yang umumnya berjenis head piezzo. Head piezzo inilah yang menyemprotkan tinta ke bidang cetak (kaos) dengan sejumlah instruksi dari mainboard yang merekan data masuk (input).

Supaya tinta DTG adaptable dengan head piezzo, maka tinta DTG memiliki kekentalan sedang, serta partikel-partikel di dalamnya telah menyatu secara halus. Karakteristik tinta DTG yang memiliki daya rekat tinggi, hal ini memiliki potensi kerawanan bagi head printer. Di antara risikonya adalah tinta mudah mengendap atau mengental di head ketika printer dalam keadaan mati selama 24 jam atau lebih. Setelah mengendap, tinta DTG akan mengering dan menutup lubang-lubang head print dan membuatnya mampet. Kondisi ini sering terjadi pada tinta putih yang lebih pekat dan kental.

Tinta DTG terdiri dari warna putih (white) dan set warna CMYK (cian, magenta, yellow, dan key). Fungsi tinta putih adalah untuk membuat cetakan dasar atau underbase bagi cetakan warna. Tinta putih digunakan pada kaos gelap atau berwarna. Sedangan fungsi tinta CMYK sendiri adalah mencetak warna seperti desain yang ada. Jadi, proses cetak kaos DTG berlangsung dua kali cetak (two phase printing). Cetak yang pertama adalah underbase putih, dan cetak kedua adalah CMYK.

 

Tinta DTG: Antara Kualitas dan Harga

Ana rega ana rupa. Itulah pepatah jawa. Dalam dunia bisnis bisa ditafsirkan “ada harga ada kualitas”. Itu juga berlaku bagi tinta DTG. Tinta printer DTG beragam harganya. Pilihannya adalah apakah kita mementingkan harga murah atau mementingkan kualitasnya. Keduanya penting.

Tinta DTG yang harganya murah tentu saja menghasilkan kualitas cetakan yang kurang maksimal. Selain itu juga daya tahan cucinya kurang awet. Sebaliknya, tinta DTG yang mahal dan teruji kualitasnya tentu menghasilkan cetakan gambar yang lebih terang alias jreng. Selain itu daya tahan cucinya juga bagus. So, tergantung anda mau memilih kualitas atau harga? (kaosposmo.com)