Cara flushing headprint DTG

Flushing perlu dilakukan jika headprint mampet

Flushing headprint DTG perlu dilakukan ketika tinta tidak mampet sebagian atau seluruhnya pada satu atau beberapa warna. Kemungkinan besar terjadi penyumbatan pada curat atau lubang tembak atau nozzle headprint. Penyumbatan itu terjadi karena adanya tinta DTG yang mengendap kemudian mengering. Itu biasa terjadi pada tinta putih.

Flushing headprint DTG sangat diperlukan ketika maintenance biasa belum membuahkan hasil. Ketika beberapa kali head cleaning  sekaligus nozzle check dirasa hanya membuang-buang tinta belaka, maka tindakan flushing perlu segera diambil untuk mengatasi tinta yang tidak keluar. Flushing adalah membilas headprint dengan fluida cleaning solution yang bisa memecah kerak-kerak

Beginilah cara flushing yang benar:

  1. Tekan tombol tinta agar cartridge bergerak dan berhenti tidak mengunci;
  2. Cabut kabel power printer dan USB yang terhubung ke PC/laptop;
  3. Geser cartridge ke sisi tengah;
  4. Lepas cartridge dari rumahnya;
  5. Tutup chip cartridge dengan tissu agar aman dari cipratan benda cair;
  6. Suntik headprint khusus jalur tinta putih dengan cairan cleaning menggunakan suntikan;
  7. Tekan suntikan perlahan, lalu diamkan sekitar 3 menit, lalu tekan lagi sampai cairan dari suntikan keluar melalui palet headprint;
  8. Pastikan semua nozzle mengeluarkan cairan cleaning solution dengan baik sebelum mengakhiri flushing;
  9. Bersihkan sisa-sisa fluida cleaning solution, tisu, dan tinta di dasar rumah cartridge;
  10. Masukkan kembali cartridge ke rumahnya, tekan dengan tenaga secukupnya agar posisi cartrdige terkoneksi dengan baik;
  11. Colokkan kembali kabel power printer;
  12. Lakukan head cleaning agar tinta turun ke dumper dan berlanjut memasuki headprint;
  13. Lakukan nozzle check.

Semoga artikel ini dapat membatu anda mengatasi penyumbatan tinta putih ketika mencetak kaos dengan printer DTG.