perawatan capping station dengan baik dan benar

Perawatan capping station dengan baik dan benar akan mengawetkan usia printhead dan mengoptimalkan kinerja printer DTG

Perawatan capping station printer DTG harus dilakuan dengan baik dan benar.

Sekilas capping station tampak sederhana dan tidak penting. Anggapan seperti itu membuat capping station jarang dirawat. Kalaupun dirawat itu dilakukan secara asal-asalan. Padahal, dalam printer DTG atau printer ink jet pada umumnya, elemen capping station sangat penting untuk menjaga preforma printhead yang merupakan komponen utamanya.

Capping station terletak di sudut kanan printer. Disebut station karena menjadi tempat berhentinya printhead. Capping station ibarat rumah bagi printhead untuk melepas lelah setelah bekerja cetak-mencetak gambar di kaos. Capping station terdiri dari pompa, wiper blade, seal karet, dan foam yang berperan memompa tinta keluar dari tabung catridge ke printhead. Lain kata, capping station memompa limbah tinta yang bercampur kotoran pada headprint supaya tidak terjadi sumbatan. Peran capping station lainnya adalah menjaga bagian bawah pelat printhead agar senantiasi bersih.

Inilah tips perawatan capping station printer DTG dengan benar. Jika dirawat secara tepat, usia printhead akan awet, kinerja printer pun optimal.

Bersihkan Wiper Blade

Wiper blade adalah sapu pembersih. Sapu yang kotor tidak akan bisa membersihkan lantai. Ibarat itu juga relevan dengan wiper blade yang kotor tidak bisa membersihkan printhead. Menggunakan sapu kotor untuk membersihkan lantai bukanlah solusi yang benar.

Wiper blade harus selalu bersih. Karena tugas wiper blade adalah membersihkan pelat bagian bawah headprint. Cara membersihkan elemen berbahan karet pejal ini bisa dilakukan dengan tisu yang dilapisi cairan cleaner. Kalau wiper blade bersih maka hasil dari pembersihan head (head cleaning) akan maksimal dan tidak perlu berulang-ulang yang mengakibatkan membuat tinta terlalu banyak.

Bersihkan Seal Karet

Seal karet ini terletak menempel mengelilingi busa (foam) capping station. Tugas seal ini adalah membungkus headprint saat berhenti agar tidak terkena udara secara langsung. Posisi headprint yang sudah diamankan oleh seal ini akan menjadi kedap udara sehingga tinta tidak mudah mengering. Kalau seal pinggiran capping kotor maka printhead tidak tertutup secara benar, dan permukaan printhead akan cepat kering dan mampet.

Jaga Kelembaban Capping Station

Capping station yang lembab akan senantiasa membuat headprint dalam keadaan lembab. Untuk menjaga kelembaban headprint bisa dilakukan dengan memberikan cairan cleaner sebanyak 2 s.d. 4 tetes sesaat sebelum printer dimatikan. Kalau capping Kalau kelembabab capping station terjaga maka tinta akan stabil dan tidak mudah mengering di ujung headprint. (kaosposmo.com)