Sablon DTG ramah lingkungan karena minimnya residu kimiawi yang menjadi limbah lingkungan sekitar

Sablon DTG lebih ramah lingkungan karena minimnya residu kimiawi yang menjadi limbah lingkungan sekitar

Sablon DTG ramah lingkungan? Benarkah? Apa fakta di balik itu?

Kehadiran teknologi baru selalu dibarengi berbagai perubahan mendasar. Mesin cetak kaos (printer) Direct to Garment (DTG) hadir dengan kebaruan perangkat cetak dibandingkan pendahulunya seperti screen printing. Selain itu juga mengubah kebutuhan bahan baku dalam proses sablon.

Sablon manual ala screen printing menggunakan bahan baku tinta sejenis rubber atau plastisol dengan pelbagai macam turunannya. Bahan baku penyablonan teknik ini cukup banyak, dan tentu saja merupakan olahan dari hasil alam.

Selain itu bahan lain yang digunakan dalam screen printing merupakan produk-produk kimiawi yang residunya dalam jangka panjang bisa berdampak negatif terhadap lingkungan. Misal obat afdruk yang digunakan untuk membuat afdrukan/film, bahan-bahan kimia yang digunakan untuk mencuci screen setelah penyablonan seperti kaporit atau soda api, sisa-sisa tinta yang dibersihkan dengan air. Semua residu senyawa kimiawi itu larut dalam air yang kemudian meresap ke dalam tanah.

Sebenarnya ada pilihan yang lebih ramah lingkungan, misal mengganti kaporit atau soda api dengan screen remover pabrikan yang karakteristiknya lebih ramah pada manusia, dan tentu saja pada lingkungan.

Hal itu berbeda dengan printer DTG. Teknologi ini menggunakan tinta dalam jumlah lebih sedikit. Meskipun harganya patgulipat lebih mahal. Residu dari penyablonan juga sangat minim. Paling hanya tinta buangan dari proses cleaning head. Selain itu, bahan baku kimiawi lain seperti cairan pre treatmentnyaris tidak ada yang terbuang, apalagi bercampur dengan air.

Sudah saatnya tren fashion diarahkan untuk menggunakan bahan yang ramah lingkungan. DTG adalah salah satu mengurangi limbah sablon manual dengan tinta rubber yang banyak tersisa, ketika pencucian juga menjadi limbah yang meresap di tanah. Menggunakan metode atau teknik sablon printer DTG sama dengan menginvestasikan kesehatan lingkungan untuk anak cucu. Meskipun harga kaos DTG sediikit lebih mahal, tetapi tentu bisa turut andil dalam penyelamatan lingkungan.

Tentu kita tidak mengira bahwa kita bisa ikut berpartisipasi dalam penyelamatan lingkungan hanya dengan memakai kaos yang diproduksi menggunakan teknik sablon DTG. Tapi begitulah kenyataannya. (kaosposmo.com)