Skip to Content

Blog Archives

Sablon Kaos Semarang

Kaos semarang. Sablon kaos semarang.

Bingung cari vendor sablon kaos di Semarang?

Sablon kaos Semarang adalah vendor sablon di area Kota Semarang. Salah satu yang bisa diandalkan adalah Kaosposmo.

kaos semarang hasil sablon kaos digital print DTG

Sekilas tentang Kaosposmo

Bagi yang belum tahu, ini nih sedikit ulasan tentang Kaosposmo. Vendor kaos yang sudah nyablon ribuan kaos.

Kaosposmo didirikan pada tahun 2015. Sejak awal Kaosposmo bergerak dan concern pada jasa pembuatan kaos dengan tehnik cetak digital. Pengerjaan kaos cetak digital menggunakan printer DTG (direct to gament). Yakni printer khusus untuk mencetak kaos.

Seiring berjalannya waktu, permintaan customer bertambah. Teknik cetak yang diminta pelanggan pun mulai bervariasi, dan yang cukup intens adalah sablon manual (screen printing). Mengingat harga sablon manual lebih terjangkau dibandingkan dengan sablon digital DTG. Untuk cetak massal atau partai, tentu saja sablon manual lebih murah. Itulah yang kemudian mendorong Kaosposmo turut bermain pada Sablon Kaos Semarang. Dengan begitu, pelayanan Kaosposmo kepada pelanggan meningkat.

Namun, itu saja belum cukup. Permintaan cetak digital pun tidak lagi terbatas pada DTG. Polyflex mulai mendapatkan perhatian menarik para calon konsumen. Menjawab hal itu, pada medio 2016 Kaosposmo lantas terjun juga di wilayah sablon digital polyflex. Sablon ini tergolong teknik cetak cepat dengan menggunakan mesin cutting yang biasa digunakan dalam pembuatan stiker.

 

Spesifikan Kaos

Kami menggunakan bahan katun, dan umumnya jenis combed, dengan ketebalan 30s dan 24s. Tipe katun yang digunakan adalah soft premium. Tipe kain kami juga reaktif sehingga bisa digunakan untuk sablon discharge (cabut warna). Soal, bahan, bisa elastis menyesuaikan budget pelanggan. Kaos dijahit dengan standar distro.

 

Tehnik Cetak/Sablon

Tehnik cetak sablon yang kami gunakan beragam. Ini menjadi solusi bagi kebutuhan anda sesuai dengan desain yang anda inginkan:

Digital Print DTG

Cocok untuk desain full color. Desain gradasi penuh, dengan grafis yang sangat rumit, dan hasilnya kurang memuaskan jika disablon. Solusinya adalah digital print DTG. Semua jenis gambar bisa dicetak dengan hasil seperti desainnya.

Digital Cutting Polyflex

Digunakan untuk desain vector satu atau dua warna. Bagi yang fanatik terhadap kerapian dan detail tepi sablon, polyflex paling cocok. Karena jenis sablon digital ini menghasilkan tepian sablon yang sangat rapi. Kerapiannya di atas sablon manual karena tidak ada tinta blobor dan bergerigi.

Sablon manual

Cocok untuk pembuatan kaos secara massal dengan budget yang ekonomis dan kompetitif. Kualitas tetap diutamakan. Menggunakan tinta rubber import yang berkualitas. Finishing heatpress membuat hasil sablonan sangat kuat dan bertekstur halus.

 

Hubungi Kami

Hubungi kami di 085290115999 (bisa WA) atau BB D0591243

Alamat Jl. Wismasari Selatan, Perumahan Bintang Jaya Asri, Kel. Ngaliyan Rt 4 Rw 9, Semarang 50181.

0 0 Continue Reading →

Perbedaan Polyflex PVC dan PU

perbedaan polyflex PVC dan PUSama-sama polyflex tapi kok penampakan dan hasilnya beda, ya?

Jangan kaget kalau kamu menemukan polyflex yang berbeda dari sebelumnya yang pernah kamu lihat. Misal menemukan polyflex yang lebih tebal atau tipis, lebih lentur atau kaku, dsb. Karena polyflex memiliki beragam jenis yang hasilnya berlainan bila ditransfer ke kaos, jersye, jaket, atau topi.

Di antara jenis polyflex yaitu PVC, PU, Glitter, Foil, dan Flock (beludru). Tiap jenis jenis memiliki karakter, tekstur, dan ketebalan yang berbeda. Yang paling sering dipakai dalam usaha sablon kaos adalah jenis, PU, PVC, dan flock.

Kali ini KAOSPOSMO akan mengulas perbedaan polyflex PVC dan PU.

Jenis PVC pada polyflex mempunyai sifat agak getas, mudah tercuil atau sobek. Karakteristik bahannya kaku karena komposisi PVC atau plastik. Ketebalan polyflex PVC kisaran 100 mmicron ke atas. Jika diaplikasikan ke kaos, bahan polyflex PVC terkesan tebal, namun pas untuk dipasang di sweater karena ketebalan bahan kain dan ketebalan polyflex seimbang.

Polyflex PVC memberikan kesan kaos yang agak gerah atau panas karena cirinya yang kaku di bagian desain atau sablon–istilah Jawa-nya nggedabel. Tetapi polyflex jenis PVC sejauh ini relevan untuk digunakan pada sablon berbahan kaos.

Berbeda dengan polyflex jenis PU yang berbahan tipis. Ketebalan polyflex PU kisaran 75 s.d. 90 mmicron. Hasilnya tidak terasa menonjol jika ditransfer pada kain kaos. Bahkan, permukaan polyflex ini bisa menampilkan tekstur serat kain kaos sehingga tampak benar-benar menyatu dengan kaos.

Dibandingkan dengan PVC, PU jelas lebih unggul. Polyflex PU memiliki elastisitas lebih, dan di samping itu juga lebih kuat, tidak mudah getas, dan lentur. Tampak benar-benar pas jika diaplikasikan ke kaos.

Dari segi harga, polyflex jenis PVC lebih ekonomis. Karena kualitasya lebih bagus, polyflex PU dibanderol lebih mahal oleh vendor atau pabrikan polyflex. Namun selisih harga tidak terlalu signifikan. Perbedaan harga PVC dan PU hanya selisih sekitar 10.000 s.d. 20.000 rupiah.

Ada ciri lain dari polyflex PVC dan PU dalam hal wrapping. Polyflex PVC biasanya diwrapping tanpa lem. Jika hasil cutting lepas maka tidak bisa ditempel lagi pada pastik wrappingnya. Beda dengan jenis PU yang diwrapping dengan lem, sehingga ketika proses peeling (mbatil) ada huruf atau grafis kecil yang terlepas, masih bisa ditempel lagi dengan mudah.

Begitulah sekilas review tentang perbedaan polyflex PVC dan PU. Semoga bermanfaat. (kaosposmo.com)

0 1 Continue Reading →

Mengenal Sablon Polyflex

sablon polyflex memiliki keistimewaan hasil yang rapi dan kuat.

Sablon polyflex semakin diminati.

Teknologi sablon kaos terus berkembang seiring kemajuan zaman. Kini beragam pilihan sablon bisa digunakan untuk kebutuhan produksi kaos, baik untuk keperluan retailing, promosi, seragam, dan kebutuhan komunitas.

Salah satu teknik sablon yang kini populer di bidang clothing factory adalah sablon polyflex. Sablon polyflex tergolong sablon digital atau digital printing yang spesifik menggarap bahan tekstil. Polyflex juga lazim disebut vinyl karena ciri khasnya yang sama dengan bahan vinyl yang biasa digunakan untuk produksi stiker. Hanya saja, vinyl jenis polyflex ini hanya dikhususkan untuk bahan tekstil, yakni dipotong sesuai desain lalu ditempelkan ke kaos atau jersey dengan bantuan mesin heat press (hot press).

Apa itu polyflex?

Polyflex adalah material polymer yang diolah dari senyawa plastis untuk kebutuhan industri pakaian. Polyflex biasanya berbahan polyvynil chloride (PVC) atau polyurethane (PU). Material polymer ini memiliki karakter elastis dan tahan panas. Di salah satu sisinya terdapat senyawa sealent (lem/ perekat) agar material ini mampu menempel dengan kuat pada kaos, jersey, atau topi.

Pengaplikasian polyflex ke produk pakaian melalui sejumlah proses. Pertama, dari pemotongan vynil sesuai desain yang diharapkan, baik itu teks atau typography, atau gambar vektor. Proses pemotongan ini lazim disebut cutting dengan menggunakan mesin cutting sticker atau cutting plotter.

Kedua, mbatil. Ini adalah term bahasa jawa yang bermakna mengupas, memotong bagian-bagian tertentu, atau merapikan. Dalam konteks sablon polyflex, mbatil biasa disebut dengan peeling, yakni proses membuang limbah di luar pola desain yang diinginkan. Peeling menggunakan alat sejenis pisau cutter kecil atau semacam jarum khusus untuk mbatil.

Ketiga, pengepresan. Material polyflex PVC atau PU yang berlapis lem/ perekat di sisi dalam harus dipanaskan pada susu dan tekanan tertentu agar bisa menempel dengan kuat pada kaos. Mesin pemanas itu tidak lain adalah heat press atau hot press.

Secara umum sablon polyflex memiliki keunggulan khusus yang tidak dimiliki oleh sablon manual (screen printing). Sablon polyflex bisa dikerjakan secara cepat, hasil sablon yang rapi karena menggunakan teknologi digital cutting. Sablon polyfelx dengan kekuatan polymernya tidak mudah pecah atau retak. Polyflex yang bagus memiliki daya rekat dan ketahanan cuci yang bagus pula. So, pilihlah polyflex terbaik untuk mendapatkan hasil sablon yang maksimal (kaosposmo)

0 1 Continue Reading →