Skip to Content

Blog Archives

Sablon Discharge, Sablon yang Lembut dan Meresap

sablon discharge dengan hasil yang lembut dan meresap

Sablon discharge dengan hasil yang lembut dan meresap.

Sebagian orang terkadang tidak nyaman memakai kaos dengan sablonan yang tebal atau kaku. Mereka merasa, hasil sablon seperti rubber atau plastisol itu menambah rasa sumuk, khususnya sablonan yang ngeblok atau sablonan yang berarea besar.

Ya, sebagian orang menginginkan hasil sablon yang meresap di kain, terksturnya lembut sehingga ketika dipakai tidak terasa mengganggu kulit. Persoalan itu sedianya bisa dijawab dengan alternatif sablon discharge.

Apa itu sablon discharge? Sablon discharge juga dikenal dengan istilah sablon cabut warna. Proses sablon ini sama dengan cetak saring atau cetak ayak (screen printing) seperti biasa, hanya bahan tinta saja yang berbeda. Sablon discharge atau sablon cabut warna menggunakan tinta khusus yang berfungsi menghilangkan warna dari kaos, dan tinta tersebut akan bereaksi hingga mengganti warna kaos (bagian yang disablon) menjadi seperti warna tintanya. Tinta sablon cabut warna ini berbasis air (water based) yang diformulasikan untuk menonaktifkan zat warna yang digunakan pada kain alami.

Sesuai namanya, cabut warna, tinta sablon teknik ini bukanlah menutup serat kain kaos, tetapi mengganti warna saja. Sehingga hasil sablon dengan teknik discharge ini sangat lembut terlihat seperti kain kaos aslinya.

Untuk hasil terbaik, sablon discharge khusus dikenakan pada bahan kaos tipe reaktif. Cotton combed tipe sulfur, misalnya, bukanlah pilihan yang bagus untuk disablon cabut warna. So, untuk sablon discharge siapkanlah bahan cotton combed 30s/24s reaktif.

Bahan non-katun tidak bisa disablon cabut warna. Juga bahan-bahan berbasis polyester, teteron, rayon, dan sejenisnya yang menggunakan campuran polyester. Jadi, pilihan bahan kaos untuk disablon discharge sangatlah terbatas, yakni bahan berbasis 100% katun.

Secara umum, teknik sablon discharge punya kelebihan hasil sablonan yang halus dan menyatu dengan serat kain,warna yang dihasilkan juga tampak bagus dan lebih alami. Namun jenis sablon ini sulit diterapkan pada warna kain dengan multicolor atau memiliki warna lebih dari satu, karena sulit untuk menerapkan warna tinta secara akurat agar hasilnya tidak merusak warna kain yang full color. Desain sablon yang fullcolor juga kurang recommended untuk menggunakan teknik cabut warna. (kaosposmo)

0