Skip to Content

About: Kaos Posmo

KAOSPOSMO adalah vendor pembuatan kaos berteknologi DTG dan screen printing di Kota Semarang

Recent Posts by Kaos Posmo

Cotton Combed Vs Cotton Carded, Worth It Mana?

Sama-sama berbahan dasar katun, tetapi cotton combed dan cotton carded punya perbedaan. Perbedaan yang sangat mencolok adalah segi tekstur dan hand feel-nya.

Bahan cotton (katun) masih menjadi pilihan utama dalam pembuatan kaos. Dari rumpun bahan ini ada cotton combed yang selama ini menjadi primadona. Namun, ada pula bahan katun yang kurang begitu populer, yakni cotton carded.

Perbedaan antara cotton combed dan cotton carded adalah dimulai dari pengolahan atau pemintalan benang hingga perajutan kain. Sudah jamak orang tahu, cotton combed adalah bahan kaos yang diolah dengan cara perajutan sisir (combing). Rajutan combed ini menghasilkan benang katun halus yang minim bulu. Sedangkan cotton carded diproses dengan cara carding (garuk) sehingga menghasilkan benang yang relatif masih kasar. Karakteristik benang pintalan carding ini selain cenderung lebih kasar, juga memiliki bintik putih, berbulu, dan berbiji.

  • Tekstur Kain Cotton Combed Vs Carded

Sudah disinggung mengenai teknik pemintalan benang dan perajutan kain antara cotton combed dan cotton carded. Segi tekstur kedua kain ini, combed adalah kain yang teksturnya lebih lembut, soft handfeel, minim bulu, dan tidak berbiji. Sementara itu tekstur cotton carded cenderung lebih kasar, berbintik, berbulu, dan berbiji.

Dalam pemakaian jangka panjang, kain cotton combed lebih awet dibandingkan dengan carded. Kain cotton combed lebih rapi, sedangkan kain carded kecenderungannya mudah lusuh. Efek dari pemakaian-pencucian berulang pun menyebabkan kain cotton carded menjadi semakin kasar karena bulunya makin naik ke permukaan.

  • Kepadatan dan Kerapatan Kain Cotton Combed Vs Carded

Segi kerapatan rajutan benang, cotton combed juga lebih baik. Kerapatan benang pada jalinan kain menghasilkan material yang lebih kuat. Sedikit berbeda dengan kain cotton carded yang bisa dibilang masih terdapat kerenggangan benang pada rajutan kainnya. Sehingga pada kasus tertentu ketebalan kain carded bisa tidak merata. Ketidakmerataan ini merupakan efek turunan dari teknik penggarukan (carding) yang menghasilkan benang dengan ketebalan yang kurang presisi.

Kepadatan dan kerapatan kain ini dalam jangka panjang berpengaruh pada keawetan kain. Semakin padat da rapat, maka kain akan semakin tahan dari koyakan, tarikan, tekanan, juga memiliki fleksibilitas yang baik.

  • Kapilaritas / Daya Serap Keringat Kain Cotton Combed Vs Carded

Baik cotton combed maupun cotton carded memiliki kapilaritas atau daya serap yang baik terhadap keringat. Perlu diingat, kedua varian kain ini sama-sama berbahan dasar katun. Keduanya memiliki karakteristik yang hampir sama.

Karena itu nyaris tidak ada perbedaan yang signifikan terkait daya serap ini. Kedua varian kain ini mudah menyerap keringat, dan sirkulasi udaranya cukup baik sehingga tidak mudah gerah.

  • Kenyamanan Kain Cotton Combed Vs Carded

Dari 3 ciri yang dikemukakan di atas tentu saja sudah bisa diidentifikasi bahan mana yang lebih nyaman di pakai. Membandingkan kenyamanan antara cotton combed dengan cotton carded secara umum cotton combed lebih nyaman. Kehalusan tekstur cotton combed lebih nyaman dan lebih adaptif di badan.

  • Harga Cotton Combed Vs Carded

Dari sisi harga, cotton combed lebih mahal dibandingkan cotton carded. Proses produksi cotton combed lebih rumit dan detail sehingga ongkos produksinya lebih tinggi. Hal ini yang menyebabkan harga cotton combed di pasaran lebih tinggi.

Sebenarnya selisih harga cotton combed vs cotton carded tidaklah banyak. Selisih harga kain ecer di toko-toko, cotton combed hanya lebih mahal kisaran Rp. 10.000 per kg. Jika setiap kg kain bisa dibuat untuk 5 kaos, artinya selisih harga per kaos hanya Rp. 2.000. Tentu saja selisih harga ini sangat sedikit. Namun, beda kasus jika pemesanan atau produksi kaos partai besar, penekanan ongkos produksi tentu sangat berpengaruh secara kumulatif. Misal kita membuat kaos sejumlah 5.000 pcs, penghematan Rp. 2.000 per kaos akan memiliki penyelamatan budget yang cukup signifikan.

Persoalan budget memang menjadi soal yang harus dipertimbangkan secara matang dalam memilih cotton combed atau carded. Pembuatan kaos skala kecil dengan bahan cotton carded tentu saja tidak bisa menekan budget secara signifikan. Mungkin untuk skala eceran, lusinan, atau ratusan lebih untuk menggunakan cotton combed. Tetapi pembuatan kaos skala besar, missal dalam jumlah ribuan, dengan kasus low budget atau efisiensi biaya, maka memilih cotton carded adalah pilihan yang cukup rasional.

Begitulah kira-kira gambaran perbedaan antara cotton combed dan cotton carded. Selalu komunikasikan dengan vendor anda terkait kebutuhan kaos. Keterbukaan pembahasan budget antara buyer dengan vendor terkadang juga penting, karena vendor memiliki banyak referensi bahan yang bisa diadaptasikan sesuai kebutuhan dan budget yang anda inginkan. (kaosposmo.com)

0 0 Continue Reading →

Jenis Kain Untuk Kaos Berkerah Yang Perlu Kamu Tahu

Kaos model kerah atau wangki juga menjadi outfit favorit. Meski pemakaiannya tidak sesering kaos oblong, tapi kaos berkerah memiliki pesona dan memenuhi fungsi fashion tertentu, misal keperluan seragam semi formal, baju komunitas, baju perayaan event tertentu, bahkan baju keseharian.

Image yang tersemat pada baju berkerah di antaranya berkisar pada kerapian, keformalan, kedewasaan, dan keeksklusifan. Namun di balik semua citra yang ada, ada fungsi-fungsi khusus yang dipenuhi oleh kaos berkerah.

Kalau kamu ingin membuat seragam semi formal tentu saja pilihannya adalah kaos model berkerah. Kaos kerah tampak santai dan casual, tetapi tetap pantas dan bagus untuk keperluan formal. Berbeda dengan kaos oblong yang lebih mencitrakan kesantaian, dan kemodisan.

Mau membuat kaos kerah untuk tim, karyawan, atau keperluan event? Simak dulu jenis-jenis bahan kain yang cocok berikut ini. Sesuaikan dengan kebutuhan dan ekspektasi kamu.

  • Pique dan Lacoste

Pique dan Lacoste bisa dibilang sebagai bahan paling favorit dalam pembuatan kaos kerah. Dua jenis kain ini memiliki corak khas ketebalan serta rajutan dengan pori-pori yang memberikan sirkulasi udara. Meski tebal tapi lacoste dan pique tetap adem dan nyaman.

Pique dan Lacoste sebenarnya adalah bahan yang sejenis. Sama tapi tidak persis. Dari segi bahan dan tekstur memiliki banyak kesamaan di tiap variannya. Hanya rajutan saja yang sedikit berbeda.

Bahan kaos polo ini lazimnya disebut pique saja. Pique merupakan jenis kain dengan rajutan corak yang padat. Tenunan kain pique memperlihatkan adanya pori-pori pada seratnya. Adapun yang disebut dengan lacoste tidak lain adalah merujuk pada pique. Lacoste adalah merek/nama dari sebuah brand pabrik penjual kaos polo. Ibarat kata menyebut “Indomie” untuk menunjuk produk makanan “mie instan” secara umum.

Jika dilihat lebih detal, rajutan kain pique membentuk segi empat, sedang lacoste membentuk segi enam. Adapun berdasarkan komposisi bahannya, baik pique maupun lacoste mempunyai sejumlah varian, mulai dari pique polyester, pique cotton, lacoste cvc, atau lacoste cotton.

Pique atau lacoste adalah representasi dari kaos berkerah yang umumnya disebut polo shirt. Kaos berkerah selalu saja identik dengan kaos polo, yang mana bahan dasarnya adalah pique atau lacoste.

Kaos kerah dengan bahan pique atau lacoste mengesankan sebagai kaos semi formal dengan kualitas premium. Ia lebih rapi dan bagus untuk aktivitas santai semi resmi.

Untuk keperluan cetak logo atau grafis pada kain pique atau lacoste, teknik cetak yang paling tepat adalah bordir. Namun kain ini tetap bisa disablon, baik secara konvensional ataupun digital.

  • Cotton Combed

Siapa yang tidak kenal bahan cotton combed? Bahan kaos ini mustahil ditepikan jika membahas soal bahan kain kaos. Tak kecuali ketika membahas kaos berkerah atau kaos polo, kita tidak bisa melupakan kain cotton combed.

Cotton combed adalah bahan kain dengan rajutan benar secara tersisir sehingga menghasilkan tekstur yang sangat halus dan lembut. Bulu-bulu benang atau kain tersisir secara maksimal sehingga teskturnya lebih minim bulu dan serabut biji.

Kain cotton combed juga bisa digunakan dalam pembuatan kaos berkerah. Kain ini terasa lebih ringan dan casual dibandingkan dengan kaos berkerah dari bahan pique/ lacoste.

Ketebalan kain cotton combed mesti menjadi pertimbangan ketika memilih kain untuk untuk kaos berkerah. Hal ini menyesuaikan dengan ketebal kerah yang dijual di pasaran, agar penyambungan antara kain dan kerah menjadi harmonis dan seimbang. Ketebalan yang disarankan untuk kaos kerah adalah cotton combed 24s atau 20s. Sebaiknya tidak menggunakan cotton combed 30s karena kain ini terlalu tipis jika dipadukan dengan kerah dan manset pabrikan.

Cotton combed dipakai untuk produksi kaos berkerah dengan budget lebih ringan. Tehnik cetak logo, grafis, atau tulisan bisa menggunakan sablon, meskipun kain ini juga bisa dibordir.

Berikut rangkuman pique/lacoste vs cotton combed:

Jenis KainPique/LacosteCotton Combed
RajutanDiagonal, padatLurus, ringan tersisir
TeksturBerpori, halusRata, halus
GramasiTebal, beratTipis, ringan
CitraSemi formal, rapi, stabil di badanCasual, muda lusuh, agak labil (kecuali cotton combed yang tebal)
BahanPolyester, Cotton, CVCCotton
0 0 Continue Reading →

Mau Pilih Cotton Bamboo? Jangan Sampai Ketipu

Tidak diragukan lagi kualitas katun bamboo (bamboo cotton). Kualitasnya yang premium dengan menawarkan kenyamanan ekstra merupakan magnet yang membuat orang-orang jatuh cinta pada kain jenis ini.

Namun, sebelum memutuskan memilih bamboo cotton sebagai bahan kaos, simak dulu penjelasan ini agar anda tidak tertipu. Berikut ini kelemahan bahan kaos bamboo cotton:

  • Kain cenderung tipis

Rajutan kain bamboo cotton cenderung lebih tipis jika dibandingkan dengan cotton combed. Meski sama-sama gramasi 30s atau 24s, serat katun bambu terasa lebih tipis dan ringan. Tentu saja hal ini kurang cocok bagi pengguna “mazhab kaos bagus harus tebal”.

Sebenarnya perbedaan ketebalan antara katun bambu dengan katun combed tidaklah begitu signifikan. Serat katun bambu memiliki kerapatan yang baik, tidak menerawang. Justru bahan kain yang cenderung tipis seperti bamboo cotton ini secara alamiah akan lebih terasa adem dibandingkan dengan bahan kaos tebal.

Walhasil kelemahan soal kecenderungan bahan bamboo cotton yang lebih tipis ini berbalik lagi kepada perspektif pengguna. Selera kaos tipis dan tebal juga menentukan apakah soal ketebalan bamboo cotton ini benar-benar menjadi kelemahannya, atau justru menjadi kelebihannya.

  • Pilihan warna terbatas

Bisa dikatakan, cotton bamboo adalah pendatang baru di kancah bahan kain kaos. Kahadirannya jauh lebih belakangan jika dibandingkan dengan saudara tuanya cotton combed. Popularitasnya juga belum begitu membumi di kalangan pengguna.

Kualitas kain ini premium. Sementara di pasaran, bahan yang lebih banyak digunakan adalah cotton combed yang harganya lebih terjangkau. Karena permintaannya yang tidak begitu tinggi dibandingkan dengan cotton combed, maka produksi cotton bamboo dari pabrikan pun “terbatas”. Ia tidak bisa diproduksi semasif cotton combed.

Hal ini membuat keterbatasan warna yang dimiliki oleh cotton bamboo. Toko-toko kain hanya mengedarkan cotton bamboo dengan pilihan warna yang terbatas. Setidaknya hanya warna-warna mayor yang sering laku di pasaran. Tidak seperti katun bambu yang sangat kaya akan pilihan warna.

  • Tidak ada variasi ketebalan

Kita mengenal variasi ketebalan kain kaos dengan sebutan 20s, 24s, 30s, 40s dsb. Kode ketebalan itu umum dipakai untuk kain kaos berbahan dasar katun ataupun polyester. Kode  itu memberikan pilihan ketebalan yang mana yang sesuai dengan keinginan atau tujuan pengguna.

Namun hal itu jarang bisa ditemukan pada produk bamboo cotton. Umumnya bamboo cotton hanya memiliki satu varian gramasi ketebalan, yaitu cotton bamboo 30s. Jarang sekali pabrikan atau toko yang menjal cotton bamboo 24s. Belakangan ini memang mulai ada varian cotton bamboo 24s, tetapi hanya toko tertentu yang ada.

  • Harga lebih mahal

Bahan Cotton Bamboo memang sangat bagus, hanya saja harga dari bahan kain ini memang lebih mahal jika dibandingkan dengan bahan kaos populer lain, seperti seperti combed, apalagi polyester. Namun dari harga yang lebih mahal itu pengguna mendapatkan keuntungan lebih pula. Sementara, bagi produsen tetap bisa memberikan kalkulasi harga produknya dengan mendapatkan keuntungan yang bisa dimaksimalkan.

Sebenarnya, perbedaan harga antara cotton bamboo dengan cotton combed hanya berkisar 20 s.d. 30% saja. Artinya, untuk produksi satu kaos hanya ada kenaikan produksi sekitar 10rb rupiah. Jadi untuk pengguna yang punya budget berlebih bisa memilih bahan bamboo cotton tanpa terbebani masalah harga. (kaosposmo.com)

0 0 Continue Reading →

Cotton Bamboo: Bahan Kaos Premium Anti Bakteri

Katun bamboo (bamboo cotton) menawarkan kenyamananan lebih dibandingkan katun biasa. Daya serapnya terhadap keringat tidak diragukan. Karakteristiknya anti-bacterial membuat pemakai benar-benar nyaman karena lebih meminimalkan keringat, rasa gatal, dan bau badan.

Produk pakaian atau fashion selalu mengedepankan kenyamanan. Percuma kalau modelnya bagus tapi kurang nyaman dipakai. Begitu juga produk kaos, kenyamanan selalu menjadi isu utama. Kenyamanan kaos terutama bergantung pada bahan yang digunakan, selain fitting-nya.

Katun Bambu (bamboo cotton) adalah kain kaos berbahan dasar serat bamboo (bambu) dengan serat cotton (katun). Umumnya perbandingan campuran seratnya adalah 70% bambu dan 30%  katun.

Komposisi serat bambu membuat kain bamboo cotton lebih adem dibandingkan dengan katun lain, seperti combed. Harga bahan bakunya pun cenderung lebih mahal. Karena itu brand-brand clothing sudah mulai banyak menggunakan bahan bamboo cotton. Tentu saja pemakaian bamboo cotton adalah upaya merespon isu kenyamanan yang terus berkembang dalam dunia sandang (fashion).

Mulanya rekomendasi paling sering adalah penggunaan bahan paling nyaman untuk pakaian anak-anak. Karena kulit anak-anak sangat sensitif oleh cuaca di lingkungannya, bahkan keadaan keringatnya sendiri, maka bamboo cotton mulai sering diajukan untuk pakaian bayi dan anak.

Seiring waktu bahan ini memang sangat relevan di negara tropis seperti Indonesia yang cenderung gerah, maka bamboo cotton pun diterima oleh khalayak luas. Produksi kaos dewasa dan aneka produk fashion lainnya pun ramai-ramai mendayagunakan bahan ini.

Kenyamanan yang ditawarkan itu menjandi alasan paling tepat mengapa harus memilih kain bamboo cotton. Selain itu kualitas kain cotton bamboo tergolong dalam klasifikasi kain premium.

Apa saja keuntungan atau keunggulan kain katun bambu?

  • Anti Bakteri

Keunggulan nomor wahid dari kain bamboo cotton adalah kandungan anti bakteri. Benarkah? Ya, kain ini mengandung zat anti bakteri alami yang disebut Penny Quinone. Zat Penny Quinone ini termasuk kategori zat yang tidak disukai oleh serangga dan kuman. Kandungan anti bakteri pada Bamboo Cotton juga bekerja meminimalisir bau badan. Karena kapilaritas atau daya serapnya yang tinggi mampu mempercepat pengeringan keringan yang menempel di kaos. Walhasil kain kaos ini tidak mudah lembab, risiko bau badan bisa ditekan.

  • Lebih adaptif terhadap kulit yang sensitive

Meskipun secara umum bahan kain katun adaptif dengan kenyamanan kulit pemakai, tetapi bamboo cotton lebih adaptif dan tidak memperparah pemakai yang sebagin memiliki permasalahan kulit sensitif. Anak-anak yang berpotensi ruam kulit, ataupun orang-orang dewasa yang berurusan dengan masalah kulit sensitif bisa mengambil alternatif bahan kaos bamboo cotton ini. Karakteristiknya yang anti bacterial dan kapilaritas yang tinggi tentu saja mampu menanggulangi gejala-gejala yang timbul akibat kulit sensitif.

Anak-anak ataupun orang dewasa yang lenih banyak bermain atau beraktifitas akan lebih nyaman menggunakan kaos berbahan bamboo cotton. Seharian dipakai untuk bermain ataupun beraktifitas, keringat dan bau badan tidak begitu terasa bila memakai kain katun bambu.

  • Tekstur Lembut dan Ringan

Soft handfeel (kelembutan diraba tangan) merupakan bonus dari kain bamboo cotton. Seperti umumnya bahan katun, bamboo cotton memiliki kelembutan yang sama. Tekstur kainnya lebih lentur, sehabis cuci ia tidak lencu atau kucel. Meskipun ringan, tapi jatuhnya kain ini lebih baik di badan, tampak seperti material berbobot sehingga menampilkan kesan rapi saat dipakai.

  • Bahan Ramah Lingkungan

Isu lingkungan atau green issue menjadi indicator  yang cukup dipertimbangkan dalam industry pakaian. Terkait hal ini, katun bamboo dirasa merepresentasikan bahan pakaian yang ramah lingkungan. Mengingat bahan dasar pohon bamboo adalah tumbuhan mudah didapatkan, mudah diperbarui atau ditanam, bahkan dalam skala yang massif. Pohon bambu mudah tumbuh dan berkembang di kawasan tropis ataupun subtropis. Watak pohon bamboo bisa tumbuh liar. Apabil dibudidayakan pun relatif tidak butuh banyak penanganan, tidak memerlukan pestisida ataupun fertilisasi (penyuburan lahan). Tanaman bambu secara natural tidaklah memerlukan perlakuan spesial dalam pengembangan atau pelestariannya.

Segi penguraian, bahan kain bamboo cotton lebih mudah terurai (biodegradable). Berbeda dengan bahan kain polyester atau katun campuran lainnya yang relatif lebih susah diurai oleh alam. Inilah alasan mengapa kain bamboo cotton dianggap lebih ramah lingkungan. Detail seperti ini tentu saja memiliki pengaruh bagi generasi terkini yang peduli dengan kesehatan lingkungan.

  • Jenis Sablon Yang tepat untuk Kain Kaos Cotton Bamboo

Tidak bisa dipungkiri, kaos merupakan produk fashion paling atraktif. Kaos bisa dipadupadankan dengan desain gambar atau tulisan yang diaplikasikan lewat teknik cetak sablon. Dalam hal ini, bahan kain bamboo cotton juga bisa disablon layaknya kain kaos pada umumnya. Pilihan teknik sablon baik manual ataupun digital tidak mengalami kendala pada bahan kain bamboo cotton ini.

Kain bamboo cotton bisa dicetak sablon manual dengan beragam jenis tinta. Bisa menggunakan tinta plastisol, rubber, extender, glitter, fosfor, metallic, dll. Sedangkan teknik cetak digital, kain katun bamboo bisa dicetak dengan teknik print DTG (direct to garment), DTF (Direct transfer file), ataupun polyflex print & cut. (Kaosposmo.Com)

0 0 Continue Reading →

Sablon Discharge, Sablon yang Lembut dan Meresap

sablon discharge dengan hasil yang lembut dan meresap

Sablon discharge dengan hasil yang lembut dan meresap.

Sebagian orang terkadang tidak nyaman memakai kaos dengan sablonan yang tebal atau kaku. Mereka merasa, hasil sablon seperti rubber atau plastisol itu menambah rasa sumuk, khususnya sablonan yang ngeblok atau sablonan yang berarea besar.

Ya, sebagian orang menginginkan hasil sablon yang meresap di kain, terksturnya lembut sehingga ketika dipakai tidak terasa mengganggu kulit. Persoalan itu sedianya bisa dijawab dengan alternatif sablon discharge.

Apa itu sablon discharge? Sablon discharge juga dikenal dengan istilah sablon cabut warna. Proses sablon ini sama dengan cetak saring atau cetak ayak (screen printing) seperti biasa, hanya bahan tinta saja yang berbeda. Sablon discharge atau sablon cabut warna menggunakan tinta khusus yang berfungsi menghilangkan warna dari kaos, dan tinta tersebut akan bereaksi hingga mengganti warna kaos (bagian yang disablon) menjadi seperti warna tintanya. Tinta sablon cabut warna ini berbasis air (water based) yang diformulasikan untuk menonaktifkan zat warna yang digunakan pada kain alami.

Sesuai namanya, cabut warna, tinta sablon teknik ini bukanlah menutup serat kain kaos, tetapi mengganti warna saja. Sehingga hasil sablon dengan teknik discharge ini sangat lembut terlihat seperti kain kaos aslinya.

Untuk hasil terbaik, sablon discharge khusus dikenakan pada bahan kaos tipe reaktif. Cotton combed tipe sulfur, misalnya, bukanlah pilihan yang bagus untuk disablon cabut warna. So, untuk sablon discharge siapkanlah bahan cotton combed 30s/24s reaktif.

Bahan non-katun tidak bisa disablon cabut warna. Juga bahan-bahan berbasis polyester, teteron, rayon, dan sejenisnya yang menggunakan campuran polyester. Jadi, pilihan bahan kaos untuk disablon discharge sangatlah terbatas, yakni bahan berbasis 100% katun.

Secara umum, teknik sablon discharge punya kelebihan hasil sablonan yang halus dan menyatu dengan serat kain,warna yang dihasilkan juga tampak bagus dan lebih alami. Namun jenis sablon ini sulit diterapkan pada warna kain dengan multicolor atau memiliki warna lebih dari satu, karena sulit untuk menerapkan warna tinta secara akurat agar hasilnya tidak merusak warna kain yang full color. Desain sablon yang fullcolor juga kurang recommended untuk menggunakan teknik cabut warna. (kaosposmo)

0

Sampel Desain Kaos Kelas atau Kaos Sekolah di Semarang

Desain kaos kelas atau kaos sekolah di semarang bervariasi sesuai permintaan customer. Variasi desain biasanya dipengaruhi oleh jenjang sekolah, usia, jurusan, dan selera anggota kelas. Ada yang desainnya agak rumit, tapi kebanyakan anak sekolah memilih desain yang simpel, tapi elegan. Dan, yang penting dari desain-desain tersebut adalah desain yang visioner, menggambarkan ide atau perasaan kebersamaan dan kekompakan di antara anggota kelas.

Desain kaos untuk seragam kelas merupakan hal dominan yang menjadi pembahasan dalam pembuatan kaos kelas atau kaos seragam sekolah. Karena desain menjadi penanda utama atau ciri khas dari identitas suatu kelas.

Mau bikin kaos kelas, tapi masih bingung desainnya?

Yuk, kepoin sampel-sampel desain ini agar kamu terinspirasi membuat desain yang cocok dengan kelas atau sekolah kami.

***

SAMPEL KAOS KELAS SD

contoh desain kaos kelas simpel elegan - SD

desain kaos kelas lucu dan ekspresif - SD

 

DESAIN KAOS KELAS SMP

desain kaos kelas simpel dan unik - SMP

desain kaos kelas simpel menarik - SMP

desain kaos kelas retro vintage - SMP

SAMPEL KAOS KELAS SMA

desain kaos kelas simpel atraktif - SMA IPA

desain kaos kelas unik dan mewah - SMA IPA

desain kaos kelas simpel - SMA IPA

desain kaos kelas simple - SMA IPA

desain kaos kelas raglan - SMA IPA

desain kaos kelas unik menarik - SMA IPA

desain kaos kelas raglan - SMA IPS

desain kaos kelas simpel unik menarik - SMA IPS

DESAIN KAOS KELAS SMK

desain kaos kelas vintage retro - SMK Tehnik Engineer

desain kaos kelas simpel bagus - SMK Tehnik Otomotif

0 0 Continue Reading →

Desain Kaos Kelas Zaman Now

Desain kaos kelas harus selalu kekinian, sesuai dengan karakteristik kids jaman now! Jangan sampai geng atau kelas justru kelihatan jadoel.

Masalah desain kaos kelas memang tidak sepele. Bahkan bisa dikatakan sebagai masalah pokok karena menyangkut identitas orang satu kelas. Desain kerap menjadi perselisihan karena menyangkut persetujuan semua anggota kelas. Demi kenyamanan bersama biasanya koordinator kelas menyodorkan beberapa pilihan desain untuk disepakati oleh semua anggota, baik melalui jalan mufakat atau voting.

Jamaknya desain kaos kelas biasanya terdiri dari komponen-komponen utama untuk membentuk image satu identitas, kekompakan, dan kebersamaan. Di antara komponen tersebut adalah:
1) nama kelas, bisa ditulis akronim.
2) logo, jika ada.
3) slogan, jika ada.
Selebihnya adalah grafis yang sesuai selera atau ciri khas kelas.

Berikut ini beberapa desain kaos kelas, sebagian berbentuk tipografi, grafis gambar, atau kombinasi keduanya.
kaos kelas desain kaos kelasdesain kaos kelas terbarukaos kelas bagusdesain kaos kelas kekiniandesain kaos kelas terbaikdesain kaos kelas simpeldesain kaos kelas ikondesain kaos kelas full colordesain kaos kelas gaul

 

0 6 Continue Reading →

Kualitas Jahitan Kaos itu Nomor Satu

kualitas jahitan kaos ditentukan oleh kerapian dan kekuatannya

Kualitas jahitan kaos adalah hal utama. 

Salah satu penentu mutu kaos adalah jahitannya. Sebagus apapun bahan kain kaos, juga sablonnya, namun jika jahitan buruk maka kualitas kaos menjadi buruk pula.

Kualitas jahitan kaos itu nomor satu. Pembeli atau pelanggan yang cerdas akan memperhatikan mutu jahitan sebagai preferensi pertama, bersamaan dengan mutu bahan dan cetak sablonnya.

Bagaimana menilai kualitas jahitan kaos? Sebenarnya mudah menilai kualitas jahitan kaos, syaratnya hanya ketelitian melihat detail jahitan. Berikut ini adalah panduan menilai jahitan kaos, apakah layak dibeli dengan harga yang telah dipatok ataukah tidak. Setidaknya, panduan ini berpijak pada standar kualitas kaos distro.

Pertama, kerapian jahitan. Segi kerapian jahitan ini dapat secara sekilas tertangkap mata. Jika kaos terlihat rapi jahitannya, juga rapi bentuknya, ini adalah “nilai aman” bagi kualitas jahitannya. Tidak jarang ditemukan kaos yang bentuknya miring atau tidak simetris. Bisa jadi hal itu disebabkan karena penjahitan yang asal-asalan sehingga hasilnya tidak rapi, atau pola potongan kain yang sudah “salah” sejak awal.

Kasus lain yang sering terjadi adalah jahitan yang menyebabkan kaos justru mengkerut. Bagian yang biasa mengalami masalah ini adalah kerung/rib leher dan pundak yang menggunakan chainstitch (jahitan rantai). Jahitan yang membuat bahannya justru mengkerut disebabkan, salah satunya, jarak jahitan yang terlalu rapat.

Unsur kerapian harus dilihat pada bagian kerung leher atau lobang leher di mana di bagian itu merupakan rib kaos. Kalau jahitan bisa membentuk pola lobang yang bagus, maka penjahitan kaos ini cukup dikatakan berhasil. Karena bagian ini terbilang paling sulit dibandingkan bagian lainnya. Pada bagian rib, biasanya ada jahitan melingkar untuk memperkuat obrasan yang menyatukan antara bahan badan dan rib kaos. Meski ada juga yang tidak menyetik (stitch) lingkaran kerung leher ini, tetapi umumnya kaos distro menggunakan jahitan melingkar pada bagian rib. Tujuannya agar jahitan semakin kuat. Bahkan ada yang memakai pola double stitch (jahit ganda) yakni menggunakan overdeck untuk bagian leher.

Perhatikan obrasan di bagian samping, juga sambungan badan dan lengan. Kalau sudah kelihatan rapi dan membentuk pola kaos yang benar, maka jahitan tersebut bisa dinilai bagus.

Kedua, kekuatan jahitan. Kekuatan ini bisa dinilai dari ketersambungan dan keterjalinan benang secara sempurna. Jahitan yang kuat adalah jahitan yang tidak menyisakan cacat, semisal benang melompat atau lepas dari jalinan benang lainnya.

Kekuatan jahitan juga bisa ditentukan dari jarak stitch atau jahitan yang tidak terlalu jauh. Umumnya kaos polos grosiran yang berharga murah menggunakan pola jahitan yang sangat renggang untuk menghemat waktu produksi. Namun kerengangan jahitan ini sangat berpengaruh bagi kekuatan jahitan.

Perhatikan pengunci jahitan–biasanya adalah jahitan di bagian akhir, misal ujung lengan. atau sambungan antara badan bagian depan dan belakang. Jahitan yang benar akan memberikan pengunci yang pas, sehingga jahitan tidak terancam mbrodol atau lepas.

Mulai sekarang, perhatikan detail jahitan kaos yang anda beli. Jangan sampai kaos pilihan anda dijahit secara asal, karena itu akan membuat rasa tidak nyaman ketika memakainya, juga risiko kaos cepat rusak dari usia kaos pada umumnya. (kaosposmo.com)

0 0 Continue Reading →

Sablon Gold dengan Polyflex Hasilkan Warna Emas Terbaik

sablon gold polyflex menghasilkan warna emas terbaikSablon gold atau sablon warna emas tampil lebih menawan dibandingkan dengan sablon dengan warna tinta lainnya. Sablon gold mengesankan kaos yang mewah atau lux. Banyak orang yang mengetahui keunikan sablon gold ini lantas memburunya, berekspektasi pada hasil kaos yang tampil beda dan menawan. Sablon gold atau warna emas banyak dipilih untuk pembuatan kaos distro, pribadi, couple-family, kaos koumitas, kaos kelas, bahkan kaos promosi.

Namun terkadang harapan mendapatkan hasil sablon warna emas yang mengkilap dan cerah itu tidak kesampaian, bahkan berujung kecewa. Yaitu ketika hasil sablonan warna gold atau emas justru tampak gelap, kusam, dan tidak ngejreng. Kondisi semacam itu biasa terjadi pada sablonan emas di bahan kaos warna gelap, misalnya hitam, cokelat, atau biru navy. Sejumlah hal menyebabkan hasil sablon manual (screenprinting) warna emas tidak sesuai harapan, di antaranya kualitas tinta atau campuran warna gold yang tidak bagus, kesalahan mencampur komposisi tinta, dan kurangnya pengetahuan penyablon tentang karakteristik tinta gold.

Dalam beberapa kasus, tinta sablon warna emas yang diaplikasikan ke bahan kaos berwarna gelap dengan menggunakan teknik screenprinting memerlukan fondasi warna putih. Jika tinta warna emas langsung digesutkan pada bahan gelap tanpa dialasi tinta putih terlebih dahulu, kemungkinan besar hasil sablon cenderung gelap dan tidak cerah. Tidak semua tukang sablon mau “repot” membuat fondasi sablon emas dengan tinta putih, sekalipun itu sangat mempengaruhi hasil sablon. Alih-alih mendapatkan sablon emas yang cerah dan terang, yang didapat malah warna emas yang kusam.

Meskipun begitu, ada beberapa merek tinta sablon warna emas yang tidak mensyaratkan fondasi warna tinta putih jika diaplikasi di bahan kaos warna gelap. Salah satu contohnya adalah tinta supergold. Dalam kasus ini, pepatah “ono rego ono rupo” berlaku dalam konteks kualitas tinta warna gold atau emas.

Polyflex sebagai Alternatif 

Kemajuan teknologi membawa kemudahan tersendiri dalam dunia sablon kaos, termasuk menghasilkan warna emas yang presisi dan cerah sekemilau emas. Kehadiran polyflex yang notabene teknik sablon digital dalam ranah percetakan kaos memberikan harapan yang lebih pasti akan hasil sablon emas yang bagus, cerah, dan lux.

Polyflex warna gold didesain dengan warna yang benar-benar persis warna emas. Sejak dari bahan lembaran atau gulungan polyflex ini berwarna emas, hingga dicutting dan ditransfer dengan suhu panas pada kaos warna emasnya tidak berubah. Selain menghasilkan warna emas yang presisi, sablon polyflex menghasilkan detail yang sangat rapi, tidak ada risiko tinta mleber, atau warna emas yang bergeser dari warna fondasi (putih) seperti biasa terjadi dalam sablon manual–sering disebut “misregister”.

Kalau selama ini anda menggunakan sablon emas dengan teknik sablon manual, tidak ada salahnya mencoba menggunakan polyflex. Untuk konsultasi bisa menghubungi KAOSPOSMO. Kami terbuka untuk unek-unek dan keinginan anda semua. Pelajari selengkapnya di sini .(kaosposmo.com)

0 0 Continue Reading →

Sablon Glow in the Dark

Sablon Glow in The Dark menyala di dalam gelap

Sablon glow in the dark. Mau tahu?

Salah satu jenis sablon yang biasa digunakan untuk distro adalah Glow in the Dark. Sablon yang bisa menyala di dalam gelap.

Sablon Glow in the Dark adalah sablon yang sebagian material tintanya menggunakan fosfor atau lumen. Karakteristik fosfor adalah menyerap cahaya, menyimpannya, dan memendarkannya. Pendaran cahaya fosfor ini sangat kentara ketika berada di dalam kondisi gelap.

Lumen atau fosfor mulanya sering digunakan untuk aplikasi marka atau rambu-rambu jalan. Ia sangat efektif sebagai rambu karena bisa tetap terlihat meski minim pencahayaan. Selain itu fosfor atau lumen juga biasa diaplikasikan untuk baju-baju khusus seperti baju tim sar, jas hujan, rompi polantas, dll.

Keunikan fosfor dimanfaatkan oleh vendor penyedia tinta sablon dan juga dilirik oleh pengusaha distro. Lalu muncullah sablon glow in the dark, sablon yang menyala di dalam gelap.

Sablon glow in the dark biasanya berwarna putih. Di dalam ruangan minim cahaya atau keadaan gelap, sablon ini menyala kehijauan. Itulah keunikannya. Pemakai kaos dengan sablon glow in the dark tetap bisa “eksis” meski di dalam gelap.

Bagaimana cara membuat sablon glow in the dark?

Proses sablon glow in the dark sama seperti sablon pada umumnya. Untuk sablon manual, proses film, afdruk, dan gesut tidak ada perbedaan dengan sablon rubber atau plastisol. Hanya saja tinta yang digunakan dalam sablon glow in the dark menggunakan campuran serbuk fosfor. Tinta rubber, misalnya, harus dicampur dengan serbuk fosfor untuk menghasilkan sablon yang bisa memendarkan cahaya di dalam gelap.

Seiring berkembangnya teknologi, sablon glow in-the dark bisa diproses secara digital. Yaitu dengan menggunakan heat transfer vynil/ thermoflex yang lazim disebut polyflex, yang secara khusus mengandung bahan lumen atau fosfor.

Sablon glow in-the dark secara digital menghasilkan cetakan desain yang rapi dan eksklusif dari sisi tampilan. Bahan polyflex lumen/fosfor pabrikan juga memberikan jaminan kemampuan menyala di dalam gelap secara maksimal. Ia mengatasi permasalahan sablon manual yang terkadang pencampuran fosfornya “gagal” sehingga tidak bisa menimbulkan efek glow.

Meski begitu, sablon glow in-the dark, baik yang diproses secara manual maupun digital, memiliki keunikan tersendiri. Silakan komunikasikan dengan vendor sablon anda. (kaosposmo.com)

0 0 Continue Reading →

 

Recent Comments by Kaos Posmo