Sama-sama berbahan dasar katun, tetapi cotton combed dan cotton carded punya perbedaan. Perbedaan yang sangat mencolok adalah segi tekstur dan hand feel-nya.

Bahan cotton (katun) masih menjadi pilihan utama dalam pembuatan kaos. Dari rumpun bahan ini ada cotton combed yang selama ini menjadi primadona. Namun, ada pula bahan katun yang kurang begitu populer, yakni cotton carded.

Perbedaan antara cotton combed dan cotton carded adalah dimulai dari pengolahan atau pemintalan benang hingga perajutan kain. Sudah jamak orang tahu, cotton combed adalah bahan kaos yang diolah dengan cara perajutan sisir (combing). Rajutan combed ini menghasilkan benang katun halus yang minim bulu. Sedangkan cotton carded diproses dengan cara carding (garuk) sehingga menghasilkan benang yang relatif masih kasar. Karakteristik benang pintalan carding ini selain cenderung lebih kasar, juga memiliki bintik putih, berbulu, dan berbiji.

  • Tekstur Kain Cotton Combed Vs Carded

Sudah disinggung mengenai teknik pemintalan benang dan perajutan kain antara cotton combed dan cotton carded. Segi tekstur kedua kain ini, combed adalah kain yang teksturnya lebih lembut, soft handfeel, minim bulu, dan tidak berbiji. Sementara itu tekstur cotton carded cenderung lebih kasar, berbintik, berbulu, dan berbiji.

Dalam pemakaian jangka panjang, kain cotton combed lebih awet dibandingkan dengan carded. Kain cotton combed lebih rapi, sedangkan kain carded kecenderungannya mudah lusuh. Efek dari pemakaian-pencucian berulang pun menyebabkan kain cotton carded menjadi semakin kasar karena bulunya makin naik ke permukaan.

  • Kepadatan dan Kerapatan Kain Cotton Combed Vs Carded

Segi kerapatan rajutan benang, cotton combed juga lebih baik. Kerapatan benang pada jalinan kain menghasilkan material yang lebih kuat. Sedikit berbeda dengan kain cotton carded yang bisa dibilang masih terdapat kerenggangan benang pada rajutan kainnya. Sehingga pada kasus tertentu ketebalan kain carded bisa tidak merata. Ketidakmerataan ini merupakan efek turunan dari teknik penggarukan (carding) yang menghasilkan benang dengan ketebalan yang kurang presisi.

Kepadatan dan kerapatan kain ini dalam jangka panjang berpengaruh pada keawetan kain. Semakin padat da rapat, maka kain akan semakin tahan dari koyakan, tarikan, tekanan, juga memiliki fleksibilitas yang baik.

  • Kapilaritas / Daya Serap Keringat Kain Cotton Combed Vs Carded

Baik cotton combed maupun cotton carded memiliki kapilaritas atau daya serap yang baik terhadap keringat. Perlu diingat, kedua varian kain ini sama-sama berbahan dasar katun. Keduanya memiliki karakteristik yang hampir sama.

Karena itu nyaris tidak ada perbedaan yang signifikan terkait daya serap ini. Kedua varian kain ini mudah menyerap keringat, dan sirkulasi udaranya cukup baik sehingga tidak mudah gerah.

  • Kenyamanan Kain Cotton Combed Vs Carded

Dari 3 ciri yang dikemukakan di atas tentu saja sudah bisa diidentifikasi bahan mana yang lebih nyaman di pakai. Membandingkan kenyamanan antara cotton combed dengan cotton carded secara umum cotton combed lebih nyaman. Kehalusan tekstur cotton combed lebih nyaman dan lebih adaptif di badan.

  • Harga Cotton Combed Vs Carded

Dari sisi harga, cotton combed lebih mahal dibandingkan cotton carded. Proses produksi cotton combed lebih rumit dan detail sehingga ongkos produksinya lebih tinggi. Hal ini yang menyebabkan harga cotton combed di pasaran lebih tinggi.

Sebenarnya selisih harga cotton combed vs cotton carded tidaklah banyak. Selisih harga kain ecer di toko-toko, cotton combed hanya lebih mahal kisaran Rp. 10.000 per kg. Jika setiap kg kain bisa dibuat untuk 5 kaos, artinya selisih harga per kaos hanya Rp. 2.000. Tentu saja selisih harga ini sangat sedikit. Namun, beda kasus jika pemesanan atau produksi kaos partai besar, penekanan ongkos produksi tentu sangat berpengaruh secara kumulatif. Misal kita membuat kaos sejumlah 5.000 pcs, penghematan Rp. 2.000 per kaos akan memiliki penyelamatan budget yang cukup signifikan.

Persoalan budget memang menjadi soal yang harus dipertimbangkan secara matang dalam memilih cotton combed atau carded. Pembuatan kaos skala kecil dengan bahan cotton carded tentu saja tidak bisa menekan budget secara signifikan. Mungkin untuk skala eceran, lusinan, atau ratusan lebih untuk menggunakan cotton combed. Tetapi pembuatan kaos skala besar, missal dalam jumlah ribuan, dengan kasus low budget atau efisiensi biaya, maka memilih cotton carded adalah pilihan yang cukup rasional.

Begitulah kira-kira gambaran perbedaan antara cotton combed dan cotton carded. Selalu komunikasikan dengan vendor anda terkait kebutuhan kaos. Keterbukaan pembahasan budget antara buyer dengan vendor terkadang juga penting, karena vendor memiliki banyak referensi bahan yang bisa diadaptasikan sesuai kebutuhan dan budget yang anda inginkan. (kaosposmo.com)